5 Rumah Produksi Film Terbaik dan Terpopuler di Dunia

5 Rumah Produksi Film Terbaik dan Terpopuler di Dunia

Industri film adalah salah satu sektor yang paling beruntung di dunia, karena sektor yang bertabur bintang dan mewah ini bertanggung jawab untuk membuktikan hiburan lewat bermacam media.

Pertumbuhan teknologi dan saluran penyampaian yang inovatif juga amat mungkin rumah mengolah miliki jangkauan global, karena film dari satu negara ditayangkan di rumah mengolah di semua dunia.

Industri ini juga merupakan salah satu yang terbesar dan bernilai miliaran dolar.

Berikut ini adalah lima rumah mengolah film dengan pendapatan international terbesar di dunia

Film beranggaran besar kerap kali memerlukan kala berjam-jam untuk menggunakan pendanaannya, tapi jikalau hasilnya sempurna, maka film selanjutnya akan menghasilkan miliaran dolar di dalam penjualan tiket kotornya.

1. Studio Walt Disney

The Walt Disney Studios adalah sebuah divisi dari The Walt Disney Company. Studio ini juga merupakan salah satu studio tertua di dunia sejak didirikan pada 1923, dan kini berpusat di Burbank, California, Amerika Serikat.

Selain menjadi salah satu studio tertua, The Walt Disney Studios juga merupakan salah satu studio film tersukses sepanjang masa.

Perusahaan ini bertanggung jawab untuk merilis lima dari sepuluh film berpenghasilan kotor tertinggi di dalam sejarah. Film studio yang paling berhasil adalah Lion King, yang telah menghasilkan penjualan sebesar US$1,6 miliar sejak dirilis pada 2019.

Selain itu juga terdapat judul-judul ikonik layaknya Aladdin, Beauty plus the Beast, dan Lion King asli yang dirilis pada th. 1994.

Di balik kokohnya studio dengan pendapatan film terbesar di dunia ini, tersedia pendirinya yang manfaatkan namanya sebagai nama perusahaannya, Walt Disney.

Walter Elias Disney adalah putra keempat Elias Disney, seorang tukang kayu, petani, dan kontraktor bangunan yang tak pernah miliki rumah selalu dan konsisten berpindah-pindah, dan istrinya, Flora Call, yang pernah menjadi guru sekolah umum.

Di Kansas City, Walt menjadi belajar menggambar kartun dengan sekolah korespondensi dan sesudah itu mengambil alih kelas di Kansas City Art Institute dan School of Design.

Pada 1917, keluarga Disney sesudah itu kembali rubah ke Chicago dan Walt sesudah itu masuk ke Sekolah Menengah McKinley, di mana dia belajar mengambil alih foto dan mengakibatkan gambar untuk koran sekolah. Sambil menyelam minum air, dia juga belajar mengakibatkan gambar kartun sebagai sampingan, karena dia miliki mimpi untuk sanggup bekerja sebagai kartunis di surat kabar.

Bersama rekannya Iwerks, Walt Disney sesudah itu memulai sebuah studio kecil mereka sendiri pada 1922 dan mendapatkan kamera film bekas yang sanggup digunakan untuk mengakibatkan film iklan animasi berdurasi satu dan dua menit untuk didistribusikan ke bioskop lokal.

Mereka juga mengakibatkan serangkaian sketsa kartun animasi berjudul Laugh-O-grams dan film perdana untuk dongeng berdurasi tujuh menit yang mengkombinasikan aksi langsung dan animasi berjudul Alice in Cartoonland.

Namun, lagi-lagi Disney mesti mengubur mimpinya lantaran ditipu oleh distributor filmnya, dan Disney terpaksa mengajukan bangkrut pada 1923. Dia sesudah itu rubah ke California untuk mengejar karir sebagai sinematografer.

Karyanya menjadi terdengar dan kesuksesannya menjadi berkembang sehabis ada berkah dari film Alice buatannya yang pertama, agar Disney dan saudaranya Roy sanggup kembali mengakses studio di Hollywood dan berkembang hingga sekarang telah berusia 100 tahun.

2. Warner Bros. Entertainment Inc.

Warner Bros Entertainment Inc. adalah sebuah studio film yang dimiliki oleh Warner Bros. Discovery. Studio ini berkantor pusat di Burbank, California, dan juga miliki DC Studios.

Warner Bros. Entertainment Inc. adalah hanya satu studio film yang berhasil menghasilkan US$1 miliar di dalam penjualan tiket tiap-tiap th. pada 2000 dan 2016. Selain itu, studio ini juga merupakan salah satu dari segelintir studio yang telah merilis film senilai US$2 miliar pada th. yang sama lewat The Dark Knight Rises dan The Hobbit: An Unexpected Journey.

Di balik kesuksesan Warner Bros. dan film-film besarnya, tersedia nama empat bersaudara Harry, Albert, Sam, dan Jack Warner, yang beremigrasi dengan ibunya, keturunan Yahudi-Polandia, menuju Amerika Serikat dari Krasnosielc, Polandia pada Oktober 1889.

Mereka menjadi terjun ke dunia perfilman dengan mengakses bisnis bioskop, sehabis mereka mendapatkan proyektor film yang digunakan untuk memutar film di kota pertambangan Pennsylvania dan Ohio.

Pada awalnya, Sam dan Albert Warner menginvestasikan US$150 untuk mempersembahkan film Life of an American Fireman dan The Great Train Robbery. Mereka mengakses gedung teater pertama mereka di Cascade, New Castle, Pennsylvania pada 1903.

Saat ini, secara kumulatif, studio ini telah meraup US$48 miliar di dalam penjualan box office, dan pemain terbaiknya adalah Harry Potter And The Deathly Hallows: Part 2 yang menghasilkan US$1,3 miliar.

3. Universal City Studios LLC

Universal City Studios LLC adalah studio film tertua di Amerika, yang didirikan pada awal abad ke-19. Perusahaan ini berkantor pusat di Universal City dan dimiliki oleh Comcast.

Studio ini didirikan pada 1992 oleh Carl Laemmle, Mark Dintenfass, Charles O. Baumann, Adam Kessel, Pat Powers, William Swanson, David Horsley, Robert H. Cochrane, dan Jules Brulatour.

Laemmle terinspirasi terjun ke industri film sehabis saksikan box office dan sesudah itu menghitung pelanggan dan perolehan bioskop hari itu. Dia sesudah itu menjadi mendirikan Motion Picture Trust pada 1908.

Selanjutnya, pada 1945, seorang entrepreneur asal Inggris J. Arthur Rank, berharap untuk memperluas kehadirannya di Amerika, dia sesudah itu bergabung dengan lakukan merger dengan perusahaan mengolah film Laemmle. Dengan bermacam gejolak tentang manajemennya, pada 30 Juli 1946 perusahaan itu berganti nama menjadi Universal-International Pictures Inc.

Universal City Studios LLC miliki daftar film terbesar yang telah melampaui penjualan lebih dari satu miliar dolar. Fil-film selanjutnya juga Jurassic World, Furious 7, Jurassic World: Fallen Kingdom, The Fate of the Furious, Minions, Jurassic Park, dan Despicable Me 3.

Secara kumulatif, hal ini telah mempunyai Universal City Studios LLC nyaris US$10 miliar di dalam penjualan, juga kira-kira seperlima dari keseluruhan US$47,9 miliar pendapatan box office lewat 305 film.

4. Columbia Gambar Industries, Inc.

Columbia Pictures Industries, Inc. adalah studio film terbesar ketiga di dunia. Studio ini Didirikan pada th. 1918 oleh Jack dan Harry Cohn bersaudara dengan mitra bisnis mereka Joe Brandt.

Perusahaan ini mengadopsi nama Columbia Pictures pada 10 Januari 1924 dan go public dua th. sesudah itu dan pada akhirnya menjadi manfaatkan gambar Columbia, personifikasi perempuan Amerika Serikat, sebagai logonya.

Pada tahun-tahun awalnya, Columbia cuman studio kecil di Hollywood, tapi menjadi berkembang pada akhir 1920-an, didorong oleh kesuksesan interaksi dengan sutradara Frank Capra.

Saat ini, Columbia Pictres merupakan anak perusahaan konglomerat Jepang Sony. Perusahaan ini berkantor pusat di Culver City, California

Columbia Pictures Industries, Inc. menghasilkan waralaba film bernilai miliaran dolar dengan film terbarunya yang meraup lebih dari satu miliar adalah “Spiderman: No Way Home”.

Sejak dirilis pada Desember 2021, film ini telah menghasilkan US$1,9 miliar. Secara kumulatif, Columbia Pictures Industries, Inc. telah meraup keuntungan besar sebesar US$45,4 miliar sepanjang jaman operasionalnya, dengan US$20,5 miliar berasal dari AS sendiri. Studio ini juga telah mengolah 270 film.

5. Paramout Pictures

Paramount Pictures Corporation adalah studio film terbesar kedua di Amerika, yang pertama kali didirikan pada th. 1912 oleh produser film kelahiran Hongaria, Adolph Zukor, yang pernah menjadi investor awal di nickelodeon.

Dengan mitranya Daniel Frohman dan Charles Frohman dia memiliki rencana untuk menawarkan film berdurasi panjang yang menarik kelas menengah dengan menampilkan pemain teater terkemuka kala itu.

Sejak itu, perusahaan ini telah berkembang menjadi salah satu produser terbesar di dunia dan kala ini berkantor pusat di Hollywood, California.

Paramount Pictures Corporation telah mengolah 241 film sejak didirikan. Hal ini telah menghasilkan penjualan tiket sebesar US$35 miliar, dan US$16,5 miliar di antaranya berasal dari AS.

BACA JUGA : Review Film Bedeviled, Yang Sedang Populer di Tahun 2024

Film dengan kinerja terbaiknya adalah “Titanic”, yang telah meraup lebih dari US$2 miliar di dalam penjualan tiket. Selain itu, film terlaris paling baru Paramount Pictures Corporation yang menjadi kondang secara international adalah “Top Gun: Maverick”.

Meskipun dirilis pada Mei 2022, perusahaan selanjutnya telah menghasilkan US$1,4 miliar, cuma selisih tidak tebal dari Avengers yang berkinerja paling baik kedua, yang menghasilkan US$1,5 miliar bagi Paramount Pictures Corporation.

error: Content is protected !!