Ada Potensi Delisting Saham, Waskita Karya Bilang Ini

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) merespon kabar terkait potensi delisting saham Perseroan yang diberi tahu PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 8 Mei 2024.

Waskita menyatakan, Manajemen Perseroan ketika ini berkeyakinan suspensi saham akan dibuka kembali sesudah mendapatkan seluruh persetujuan terkait skema restrukturisasi oleh seluruh kreditur.

Mengacu pada Regulasi Bursa Efek Indonesia No. I-I, bahwa BEI bisa mendelisting saham kalau suspensi saham berlangsung sekurang-kurangnya 24 bulan dari waktu pengumuman suspensi. Adapun saham Perseroan sampai ketika ini sudah disuspensi selama 12 bulan terkait dengan penundaan pembayaran bunga & pokok obligasi.

Untuk itu, Manajemen joker123 Perseroan berkomitmen untuk terus melakukan upaya terbaik dalam rangka percepatan pengerjaan review secara komprehensif terhadap Master Restructuring Agreement (MRA) dengan seluruh kreditur baik perbankan maupun pemegang obligasi,\\” kata SVP Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita dikutip Sabtu (11/5/2024).

Perlu dikenal bahwa Manajemen Perseroan ketika ini sudah sukses mendapatkan seluruh persetujuan dari 21 perbankan Himbara maupun swasta dan juga sudah mendapatkan persetujuan restrukturisasi atas 3 seri Obligasi Non Penjaminan terkait masukan skema restrukturisasi Waskita.

Disamping itu, Manajemen Perseroan sudah melakukan upaya pembenaran via strategi 8 Stream Penyehatan Keuangan dan terus melakukan pembenaran-pembenaran secara komprehensif dan berkelanjutan cocok dengan amanah Pemegang Saham pada RUPSLB 8 Desember 2023 lalu.

Persetujuan atas restrukturisasi Waskita menjadi milestone penting bagi pemulihan kondisi keuangan Perseroan dalam melakukan manajemen cash flow secara optimal guna mewujudkan siklus kesibukan operasional yang lebih sustain.

Usulan restrukturisasi yang sudah dirumuskan oleh Manajemen Perseroan tentunya adalah opsi yang terbaik dari Perseroan dalam pengerjaan penyelesaian kewajiban Waskita terhadap seluruh kreditur baik perbankan, pemegang obligasi, maupun vendor.

BEI Kembali Ingatkan Potensi Delisting Saham Waskita Karya

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan potensi delisting PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).

Mengutip keterbukaan kabar BEI, Kamis (9/5/2024), BEI menyatakan saham PT Waskita Karya Tbk sudah disuspensi di seluruh pasar selama 12 bulan. Masa suspensi akan menempuh 24 bulan pada 8 Mei 2024.

Adapun pengumuman suspensi itu Menurut Pengumuman Bursa Efek Indonesia (Bursa) nomor Peng-SPT-00006/BEI.PP3/05-2023 8 Mei 2023 tentang Pengumuman Penghentian Sementara Perdagangan Efek PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), serta Regulasi Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) saham di Bursa, Bursa bisa menghapus saham Perusahaan Tercatat kalau:

a. Ketetapan III.3.1.1, Mengalami kondisi, atau momen, yang secara signifikan berdampak negatif terhadap kelangsungan usaha Perusahaan Tercatat, baik secara finansial atau secara tata tertib, atau terhadap kelangsungan status Perusahaan Tercatat sebagai Perusahaan Terbuka, dan Perusahaan Tercatat tidak bisa menampilkan indikasi pemulihan yang memadai.

b. Ketetapan III.3.1.2, saham Perusahaan Tercatat yang dampak suspensi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, cuma diperdagangkan di Pasar Diplomasi sekurang-kurangnya selama 24 (dua puluh empat) bulan terakhir.

Adapun pemegang saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk menurut laporan bulanan pendaftaran pemegang efek per 31 Maret 2024 antara lain seperti dikutip dari data BEI:

Negara Republik Indonesia sebesar 21.705.633.362 saham atau 75,34 persen
Ratna Ningrum sebesar 517.331 saham atau 0,0018 persen
I Ketut Pasek Senjaya Putra sebesar 72.600 saham atau 0,0003 persen
Masyarakat sebesar 7.100.583.723 saham atau 24,64 persen.