IHSG Berpotensi Koreksi, Cermati Rekomendasi Saham Hari Ini 29 Mei 2024

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah terbatas pada perdagangan saham Rabu (29/5/2024).

IHSG menguat 1,08 persen ke posisi 7.253 pada penutupan perdagangan Selasa, 28 Mei 2024 disertai dengan munculnya volume pembelian. Akan melainkan, penguatan IHSG masih terbendung oleh moving average (MA) 60 harian.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG pun telah mengenai target dan saat ini diperkirakan posisi IHSG berada di permulaan wave (v) dari wave © pada skenario hitam.

Hal hal yang demikian berarti, selama IHSG masih sanggup berada di atas 7.175, arah berikutnya akan menguji 7.347-7.392,” ujar Herditya.

Herditya menuturkan, IHSG berada spaceman pragmatic di jenjang support 7.136,7.080 dan jenjang resistance 7.313,7.363 pada perdagangan Rabu minggu ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan jenjang support dan jenjang resistance di jenjang 7.170-7.270.

Analis PT RHB Sekuritas, Muhammad Wafi menuturkan, IHSG menonjol menjalankan rebound dari support garis MA20 breakout resistance garis MA50 dengan kicking candle disertai volume.

“Selama di atas garis MA50 maka berpeluang untuk kembali rebound dan membikin higher high (HH) jenjang untuk melanjutkan fase bullish-nya,” ujar Wafi.

Dia menuturkam, seandainya kembali breakdown support garis MA50 maka berpeluang untuk kembali menguji support garis MA20 untuk masuk ke fase sideways. \\”Range pergerakan IHSG saat ini berada di kisaran 7.150-7.350,” kata dia.

Rekomendasi Saham
Untuk saran saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Timah Tbk (TINS).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Rekomendasi Teknikal

Berikut saran teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Vale Indonesia Tbk (INCO) – Buy on Weakness

Saham INCO menguat 6,03% ke 5.100 disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatan INCO pun sanggup berada di atas MA200. Herditya menuturkan, saat ini, posisi INCO diperkirakan berada di permulaan wave (v) dari wave [c], sehingga INCO masih berpeluang menguat khususnya seandainya sanggup break resistance di 5.200.

Buy on Weakness: 4.940-5.050

Target Price: 5.300, 5.475

Stoploss: below 4.720

2.PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) – Spec Buy

MIDI menguat 0,53% ke 382 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. \\”Selama MIDI masih sanggup berada di atas 372 sebagai stoplossnya, posisi MIDI saat ini telah berada di akhir wave [y] dari wave B sehingga berikutnya MIDI berpeluang melanjutkan penguatannya membentuk wave C,\\” kata dia.

Spec Buy: 376-382

Target Price: 404, 422

Stoploss: below 372

  1. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) – Buy on Weakness

Saham MYOR terkoreksi ke 2.290 disertai munculnya volume penjualan. \\”Selama masih sanggup berada di atas 2.200 sebagai stoplossnya, maka posisi MYOR saat ini berada di permulaan wave B dari wave (B), sehingga MYOR masih berpeluang berbalik menguat,\\” kata dia.

Buy on Weakness: 2.230-2.280

Target Price: 2.470, 2.550

Stoploss: below 2.200

4.PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) – Buy on Weakness

Saham PGAS menguat 3,48% ke 1.635 disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih berada pada fase uptrend. \\”Saat ini, kami perkirakan posisi PGAS sedang berada di akhir wave (iii) dari wave [v] sehingga penguatannya akan relatif terbatas dan akan kembali terkoreksi membentuk wave (iv),\\” kata Herditya.

Buy on Weakness: 1.555-1.620

Target Price: 1.710, 1.760

Stoploss: below 1.530

error: Content is protected !!