Anggota Negara Asean Yang Menghasilkan Sumber Daya Terbaik

Seluruh negara bagian yang tergabung di dalam ASEAN mempunyai sumber energi alam yang terlampau melimpah. Menariknya, tiap-tiap negara mempunyai sumber energi dan komoditas yang jadi keunggulannya masing-masing. Baik itu sumber energi alam hayati maupun non hayati.

Adanya sumber energi unggulan menambahkan banyak keuntungan pada tiap-tiap negara di kawasan Asia Tenggara. Terutama di dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, hingga mendorong pertumbuhan di dalam bidang ekonomi negara lewat perdagangan sumber energi unggulan dengan sesama bagian ASEAN. Lantas, apa saja sumber energi yang dimiliki negara-negara bagian ASEAN?

Indonesia

Indonesia tetap dikenal sebagai negara dengan sumber energi alam yang melimpah. Salah satu sumber energi unggulannya adalah minyak kelapa sawit. Bahkan, Indonesia dinobatkan sebagai negara eksportir kelapa sawit terbesar di dunia.

Tak hanya hingga di situ, Indonesia turut tercatat sebagai pemasok minyak mentah dan gas alam. Bahkan, Indonesia dipercaya sebagai negara pengekspor utama karet, kopi, cokelat, ikan, dan dan beraneka rempah-rempahan.

Malaysia

Terletak di daerah dataran tinggi dan dikelilingi pegunungan menjadikan Malaysia sebagai negara yang didominasi dengan banyak sumber energi alam. Dari banyaknya sumber energi alam yang dimiliki, karet jadi andalan Malaysia. Konon, sebanyak 40% komoditas karet dunia berasal dari Malaysia.

Thailand

Negara satu ini populer sebagai lumbung padi Asia Tenggara. Alasannya gara-gara Thailand sebagai penghasil beras terbesar di Asia. Di samping itu, tetap banyak potensi sumber energi di Thailand yang sering dijadikan komoditas ekspor, layaknya karet, jati, dan timah.

Filipina

Sebagai negara agrikultur, perekonomian Filipina Bersandar pada sumber energi alam di sektor pertanian: tebu, beras, kelapa, pisang, jagung, kopi, maupun nanas. Di sisi lain, Filipina termasuk negara kaya dapat hasil tambang yang berperan perlu di dalam pembangunan ekonomi negara, yaitu emas, perak, tembaga, bijih besi, hingga pertambangan minyak.

Brunei Darussalam

Hingga kala ini, Brunei Darussalam tetap populer dengan hasil tambangnya bersifat minyak bumi dan gas alam. Berkat potensi sumber energi alam unggulan tersebut, memasang Brunei Darussalam sebagai negara dengan penghasilan per kapita tertinggi di Asia Tenggara.

Vietnam

Vietnam kaya dapat sumber energi laut. Hal inilah yang menjadikan Vietnam unggul di dalam ekspor hasil laut: udang, cumi, kepiting, dan lobster. Meski begitu, Vietnam termasuk didominasi dengan sumber energi dari sektor pertanian berupa: beras, tebu, singkong, jagung, ubi, dan kacang-kacangan.

Kamboja

Berikutnya adalah Kamboja, negara bagian ASEAN yang mempunyai beras dan karet sebagai komoditas utamanya. Di sektor pertambangan, Kamboja menghasilkan: tembaga, besi, mangan, dan emas sebagai komoditas pendukung.

Laos

Sebagai negara yang tidak mempunyai laut, perekonomian Laos terkait pada hasil pertanian: beras, ubi, tebu, jagung, tembakau, kopi, dan buah-buahan. Selain itu, sumber energi Laos termasuk membuahkan banyak bahan tambang unggulan berupa: timah, tembaga, emas, dan perak.

Myanmar

Sektor pertanian jadi salah satu sumber energi alam unggulan yang jadi sumber penghasilan di Myanmar. Selain itu, Myanmar termasuk jadi negara bagian ASEAN yang kaya dapat mineral. Seperti biji besi, minyak, gas alam, dan batu mulia.

BACA JUGA : Rekomendasi Film untuk Pemula Yang Anti Membosankan

Singapura

Faktanya, Singapura jadi salah satu negara di Asia Tenggara yang tidak mempunyai sumber energi alam unggulan. Sebagai gantinya, Singapura fokus mengembangkan industri jasa, perdagangan, dan pariwisata di dalam mendorong perekonomian.

Timor-Leste

Meski jadi negara paling kecil di pada negara bagian ASEAN lainnya, Timor-Leste mempunyai sumber energi alam unggulan yang melimpah. Beberapa di antaranya adalah jagung, kentang, kopi, minyak bumi, dan termasuk emas.

error: Content is protected !!