Tersangka Pembacokan Remaja di Depok Minta Maaf, Ngaku Ikut Ajakan Teman

Empat tersangka pembacokan tertunduk lesu dikala diperlihatkan Polres Metro Depok dihadapan awak media. Diketahui, ke empat tersangka berinisial MFF (18), MRAS atau Cicing (19), AAM (20), MZIM (20), membacok korban sampai kritis di Jalan Nurul Hikmah, Cimanggis, Depok, Minggu (19/5/2024).

Tersangka Cicing mengatakan, korban yang dilukainya ialah korban salah sasaran yang disangka musuhnya dikala slot777 mengerjakan tawuran. Cicing mengaku meminta maaf terhadap keluarga korban karena telah melukai atas aksinya.

“Saya meminta maaf terhadap keluarga dan korban, saya meminta maaf,” ujar Cicing, Selasa (21/5/2024).

Cicing menerangkan, dikala sebelum kejadian, kelompoknya ialah Mekarsari Family akan mengerjakan tawuran dengan Kelapa Dua Generasi One. Kelompoknya telah mengerjakan janjian dan sempat mengejar lawannya.

“Posisi kita udah ketemu sama yang janjian, terus musuhnya kabur kita uber rame-rame, ideal itu korban datang bertiga dari arah berlawanan, kita kira musuh terus terjadi itu,” jelas Cicing.

Cicing mengaku, tidak berfikir korban yang dilukainya bukan lawan tawurannya, Cicing mengaku ikut serta mengejar korban sampai terjatuh. Saat terjatuh, Cicing melukai korban mengaplikasikan senjata tajam yang dibawanya.

“Senjatanya pinjam punya temen,” sebut Cicing.

Cicing menyuarakan, sebelum mengerjakan tawuran sempat meminjam sajam terhadap MFF. Bermodalkan senjata tajam dan kelompoknya berjumlah 15 orang, Cicing meniru tawuran yang sebelumnya diajak rekannya yang menjadi admin Instagram Pembajak Jalan Raya Bogor.

“Janjian pakai instagram, ada adminnya tetapi bukan kita yang chat-chatan, adminnya Lutfi,” ungkap Cicing.

Cicing menuturkan, sebelum mengerjakan aksi tawuran, sempat meminum minuman menandung alkohol. Melainkan Cicing mengelak dikala ditanya mengonsumsi narkoba sebelum mengerjakan tawuran.

“Iya minum arak Bali, tawurannya antar kampung bukan antar sekolah,” tutur Cicing.

Sementara, tersangka MFF mengakui senjata tajam yang diaplikasikan Cicing untuk melukai korban ialah miliknya. Melainkan tajam tersebut dipinjam Cicing untuk mengerjakan tawuran dengan kelompok lain.

“Iya, Cicing pinjam,” kata MFF.

MFF mengakui, senjata tajam yang dimilikinya ialah hasil rampasan hasil tawuran dengan kelompok lain. Melainkan tersebut disimpan MFF untuk diaplikasikan dikala mengerjakan tawuran antara kelompoknya dengan kelompok lain.

“Melainkan di bisa dari tawuran, ideal tawuran ada senjata yang jatuh punya lawan lalu diambil,” sebut MFF.

MFF tidak mengenal senjata tajam lainnya yang diamankan polisi dikala mengerjakan penggeledahan di lokasi basecamp nya diwilayah Jakarta Timur. Diduga senjata tajam tersebut ialah senjata tajam dari sahabatnya yang lain.

“Nggak tahu itu dari mana aja, dititipin di Gandaria, mungikin basecamp buat naruh senjata,” ungkap MFF.

MFF mengakui telah meniru aksi tawuran sebanyak tiga kali dalam waktu yang cukup lama. Melainkan, kali ini MFF sepatutnya diamankan Polres Metro Depok karena terlibat tawuran dan kepemilikan senjata tajam. Sebagai salah satu provider slot resmi yang menyediakan banyak sekali Mesin slot server hongkong Jackpot Terbesar, Pragmatic Play juga memiliki koleksi judi slot gampang menang yang paling lengkap di kelasnya.

“Nggak ada alasan, pengen ikut serta aja tawuran,” pungkas MFF.

Sebelumnya, Wakapolres Metro Depok, AKBP Eko Wahyu Fredian mengatakan, Polres Metro Depok merespons kencang usai mendapatkan laporan remaja yang kritis usai diserang kelompok remaja. gabungan lantas mengerjakan olah daerah kejadian perkara dan berhasil mengidentifikasi para tersangka.

“Kami lantas mengembangkan dan pencarian tersangka via CCTV di sekitar lokasi kejadian,” ujar Eko, Selasa (21/5/2024).

Eko menerangkan, dari hasil identifikasi CCTV di sekitar lokasi, terdapat delapan orang yang berhasil diamankan di Jakarta Timur. Delapan orang tersebut diamankan di sebuah rumah yang diwujudkan basecamp dan lokasi persembunyian kelompok remaja yang dikenal bernama Family Mekarsari.

“Dari delapan orang tersebut, empat diungkapkan tersangka dan empat lainnya sebagai saksi,” jelas Eko.

Empat tersangka yang diamankan berinisial MFF (18), MRAS atau Cicing (19), AAM (20), MZIM (20). Empat orang lainnya yang diwujudkan saksi ialah Amanda Tegar (21), Fajar Pazli (17), Muhammad Fahrozi (18), dan RA (16).

“ membacok ini berinisial MRAS atau Cicing,” tegas Eko.

error: Content is protected !!